Kronologi Saling Bantah Eksekutif dan Legislatif
Polemik ini mencuat setelah Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, pada Kamis (7/4/2026), secara terbuka mengaku tidak tahu-menahu mengenai rincian angka Rp25 miliar tersebut.
Hasanuddin menyatakan akan segera melakukan pengecekan dan menanyakan kembali kejelasan anggaran tersebut karena informasi itu dianggap baru bagi pihak legislatif.
Pernyataan pimpinan dewan ini berbanding terbalik dengan klaim Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, yang sebelumnya menegaskan bahwa anggaran renovasi tersebut sudah prosedural dan telah melalui pembahasan bersama dewan.
Di sisi lain, Anggota Banggar DPRD, Baharuddin Demmu, turut memberikan penjelasan teknis.
Ia menyebut bahwa saat proses pembahasan berlangsung, pihak dewan memang tidak diberikan dokumen buku APBD yang mendetail oleh pemerintah provinsi melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Hal inilah yang dituding menjadi penyebab rincian belanja fasilitas rumah jabatan tersebut luput dari pantauan legislatif hingga akhirnya memicu kegaduhan di tengah masyarakat. (son)
Tag




