Arus Publik

Soal Kabar 'Tempat Tidur Disembunyikan', Klarifikasi Humas AWS: RS Bicara Pakai Data, Bukan Asumsi

Keluhan Warga Muncul, Transparansi Ketersediaan Tempat Tidur Dip

Jumat, 17 Oktober 2025 8:50

RUMAH SAKIT PEMERINTAH - Gedung RSUD Abdul Wahab Sjahranie/IST

ARUSBAWAH.CO -  Perhatian tertuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.

Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) itu diduga tidak transparan dalam pelaporan ketersediaan tempat tidur pasien.

Keluhan masyarakat muncul setelah ada pasien mengaku sulit mendapatkan kamar rawat inap, meski hasil pengecekan internal menunjukkan masih ada tempat tidur kosong.

Kasus itu langsung direspons Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.

“Memang ada kasus pasien BPJS kelas 2 yang tidak mendapat tempat karena penuh, tapi tidak mau turun ke kelas 3. Ini yang sering terjadi dan menimbulkan kesalahpahaman. Tapi kita akan periksa ketersediaan tempat tidur kelas 2 di AWS, kalau perlu kita tambah,” ujar Seno Aji saat ditemui usai rapat, Kamis (15/10/2025).

Seno menegaskan, persoalan seperti ini bukan hal baru yang terjadi.

“Ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Kita ingin ubah polanya supaya pelayanan publik bisa lebih terbuka dan cepat,” tambahnya.

Namun di sisi lain, muncul kejanggalan baru.

Saat kasus itu dikonfirmasi, salah satu pasien yang awalnya disebut tak mendapat kamar, ternyata tiba-tiba mendapatkan tempat tidur setelah dilakukan koordinasi antara tim Wakil Gubernur dengan pihak rumah sakit.

“Pas kebetulan juga, pasien itu akhirnya dapat kamar setelah ada yang keluar. Tapi kita tetap akan antisipasi agar hal seperti ini tidak terulang,” jelasnya.

 

Pemerintah Provinsi Turun Tangan, Sistem Pelayanan Pasien Dievaluasi

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin menegaskan, laporan warga itu menjadi perhatian serius.

Tag

MORE