ARUSBAWAH.CO - Menjelang pembukaan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027, Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Syahariah Mas'ud mengingatkan orang tua agar tidak terpaku pada sekolah favorit.
Menurut Syahariah Mas’ud, fenomena orang tua yang berlomba-lomba memasukkan anak ke SMA dan SMK negeri favorit masih terus terjadi hampir setiap tahun.
Padahal, kemampuan sekolah negeri di Kaltim untuk menampung siswa baru sangat terbatas.
"Memang pada dasarnya anak-anak kita lebih memilih sekolah negeri. Tetapi harus diingat, sekolah negeri kita terbatas. Ruang kelasnya juga terbatas," kata Syahariah Mas’ud, Selasa (16/6/2026).
Syahariah Mas'ud Minta Sekolah Jujur Soal Daya Tampung Siswa
Ia mengatakan persoalan daya tampung menjadi atensi Komisi IV DPRD Kaltim menjelang pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027.
Sebab, tingginya minat masyarakat terhadap sekolah negeri tak sebanding dengan jumlah kursi yang tersedia.
Karena itu, menurut dia, sekolah harus terbuka sejak awal mengenai jumlah siswa yang benar-benar bisa diterima.
Syahariah Mas’ud mengaku sudah menyampaikan hal itu dalam rapat bersama sejumlah kepala sekolah.
Menurut dia, jangan sampai sekolah memberikan harapan terlalu tinggi kepada calon peserta didik dan orang tua, tetapi pada akhirnya kapasitas sekolah tidak mampu menampung seluruh pendaftar.
"Kalau memang hanya sanggup menerima 200 orang, ya bilang 200 orang. Kalau 2.000 orang, bilang saja 2.000 orang. Jangan memberikan harapan palsu kepada anak-anak kita yang mau masuk SMA dan SMK," ujarnya.
Anak dari Keluarga Kurang Mampu Diminta Diprioritaskan Masuk Sekolah Negeri
Politikus Golkar itu juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim agar tidak hanya melihat kemampuan ekonomi orang tua dalam proses penerimaan siswa baru.
Ia berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapat prioritas untuk masuk sekolah negeri.
"Saya minta yang tidak mampu dulu diprioritaskan. Jangan melihat yang berada atau yang mampu. Yang penting anak-anak yang orang tuanya tidak mampu ini bisa lebih dulu masuk ke sekolah negeri," katanya.
Selain itu, Syahariah Mas’ud mengaku telah berdiskusi dengan sejumlah kepala sekolah swasta.
Ia meminta sekolah swasta tidak berkecil hati dengan tingginya minat masyarakat terhadap sekolah negeri.
Menurut dia, sekolah swasta tetap memiliki peran penting dalam membantu menampung siswa yang tidak lolos di sekolah negeri.
"Kami dari Komisi IV juga bantu. Jangan sampai sekolah swasta merasa ditinggalkan," katanya.
Kaltim Memiliki 447 SMA, SMK dan SLB
Berdasarkan data Disdik Kaltim, saat ini terdapat 447 sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB, baik negeri maupun swasta, yang tersebar di 10 kabupaten dan kota.
Melalui SPMB tahun ajaran 2026/2027, Pemprov Kaltim telah membagi jalur penerimaan siswa baru menjadi beberapa kategori.
Pada jenjang SMA, penerimaan dilakukan melalui jalur prestasi, afirmasi, mutasi dan domisili.
Sedangkan pada jenjang SMK, penerimaan dilakukan melalui jalur afirmasi, prestasi, mutasi, domisili prioritas dan jalur reguler berdasarkan nilai rapor.
Pra Pendaftaran SPMB Kaltim 2026 Berakhir 19 Juni
Hingga Rabu, 17 Juni 2026, tahapan yang sedang berlangsung adalah pra pendaftaran yang dimulai sejak 8 Juni lalu dan akan berakhir pada 19 Juni 2026.
Tahap ini menjadi proses awal untuk memastikan data dan dokumen calon peserta didik telah diverifikasi sebelum memasuki seleksi utama.
Pra pendaftaran wajib diikuti peserta jalur prestasi, peserta jalur mutasi karena perpindahan tugas orang tua dan anak guru maupun tenaga kependidikan, serta lulusan tahun 2024, 2025 dan lulusan Paket B yang memerlukan penginputan nilai rapor.
Khusus jalur afirmasi, pra pendaftaran dilakukan langsung di sekolah tujuan masing-masing.
Sedangkan jalur lainnya dipusatkan di SMK Negeri 1 Balikpapan.
Setelah tahapan ini berakhir, peserta akan memasuki pendaftaran Tahap I pada 22 hingga 24 Juni 2026.
Tahap ini diperuntukkan bagi SMA jalur prestasi, afirmasi dan mutasi.
Sedangkan untuk SMK meliputi jalur prestasi, afirmasi, mutasi dan domisili prioritas.
Pengumuman hasil seleksi Tahap I dijadwalkan pada 25 Juni 2026.
Selanjutnya, pendaftaran Tahap II dibuka pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026.
Tahap II diperuntukkan bagi SMA jalur domisili, SMK jalur reguler serta pendaftaran dan asesmen SLB.
Hasil seleksi Tahap II akan diumumkan pada 3 Juli 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos wajib melakukan daftar ulang pada 6 sampai 8 Juli 2026.
Hari pertama masuk sekolah ditetapkan pada 13 Juli 2026.
Pada tanggal yang sama hingga 17 Juli 2026, siswa baru akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Adapun kegiatan belajar mengajar secara penuh dijadwalkan dimulai pada 20 Juli 2026.
- Minimal, Butuh Hasan Mas’ud + 1 Golkar agar Paripurna Hak Angket di DPRD Kaltim Bisa Kuorum Digelar
- Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kaltim Pastikan Anggotanya Hadir di Paripurna Hak Angket 10 Juni Mendatang
- Jamaah Haji Kaltim Terima Uang Saku 200 Riyal Per Orang, Bentuk Dukungan Pemerintah di Era Rudy-Seno
Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Penambahan Ruang Kelas
Di tengah tingginya persaingan masuk sekolah negeri, Komisi IV DPRD Kaltim juga mendorong penambahan ruang kelas untuk mengurangi persoalan keterbatasan daya tampung.
Salah satu yang menjadi prioritas adalah SMK Negeri 7 Balikpapan.
Menurut Syahariah, tahun ini tidak ada pembangunan sekolah baru.
Namun, penambahan ruang kelas masih dimungkinkan.
"Itu yang kami siapkan. Tahun ini tidak boleh ada bangunan sekolah baru, tetapi kalau penambahan kelas masih boleh. Termasuk di SMK Negeri 7 Balikpapan," ujarnya.
Bagi Komisi IV DPRD Kaltim, persoalan utama dalam SPMB tahun ini bukan sekadar soal sekolah favorit.
Persoalan yang lebih mendasar adalah bagaimana memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan tempat belajar, di tengah keterbatasan kursi yang tersedia.
Jadwal Lengkap SPMB SMA, SMK dan SLB Negeri Kalimantan Timur Tahun Ajaran 2026/2027
Pra Pendaftaran SPMB Kaltim 2026
Pra pendaftaran: 8-19 Juni 2026 pukul 08.00-14.00 Wita.
Pendaftaran Tahap I SPMB Kaltim 2026
Pendaftaran Tahap I: 22-24 Juni 2026.
Untuk SMA meliputi jalur prestasi, afirmasi dan mutasi.
Untuk SMK meliputi jalur prestasi, afirmasi, mutasi dan domisili prioritas.
Pengumuman hasil seleksi Tahap I: 25 Juni 2026.
Pendaftaran Tahap II SPMB Kaltim 2026
Pendaftaran Tahap II: 29 Juni-2 Juli 2026.
Untuk SMA jalur domisili.
Untuk SMK jalur reguler.
Untuk SLB pendaftaran dan asesmen.
Pengumuman hasil seleksi Tahap II: 3 Juli 2026.
Daftar Ulang dan Jadwal Masuk Sekolah
Daftar ulang peserta yang diterima: 6-8 Juli 2026.
Hari pertama masuk sekolah: 13 Juli 2026.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS): 13-17 Juli 2026.
Hari pertama kegiatan belajar mengajar (KBM): 20 Juli 2026.
Pendaftaran SPMB 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di spmb.kaltimprov.go.id.
(wan)




