Di luar tol, RTRW juga menetapkan 18 ruas Jalan Arteri Primer yang menjadi tulang punggung konektivitas kota, antara lain Jalan Juanda, Jalan Yos Sudarso (akses Pelabuhan Samarinda), Jalan Slamet Riyadi, Jalan AW. Syahrani, Jalan Gajah Mada, Jalan RE. Martadinata, dan Jalan Rifadin, serta ruas batas Kota Samarinda menuju Simpang Sambera.
Selain arteri, RTRW menetapkan empat Ring Road sebagai Jalan Kolektor Primer: Ring Road I (Jalan Pendekat Jembatan Mahakam Ulu–Simpang M. Said), Ring Road II (Simpang Jakarta–Simpang M. Said–Simpang Suryanata), Ring Road III (HM. Ardans), dan Ring Road IV.
Keempatnya dirancang sebagai jalur lingkar yang menghubungkan pusat-pusat pelayanan kota dan mengurangi beban lalu lintas di jalan arteri utama.
Rp393 Miliar di APBD 2026, Terbesar dalam Belanja Modal
Dalam APBD Kota Samarinda Tahun Anggaran 2026, total belanja daerah ditetapkan sebesar Rp3.183.438.870.000.
Dari jumlah itu, belanja modal secara keseluruhan dialokasikan sebesar Rp478.469.233.525 atau sekitar 15 persen dari total APBD.
Dalam rincian belanja modal, pos Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan Irigasi menjadi yang terbesar dengan nilai Rp393.415.221.800, menyerap sekitar 82 persen dari total belanja modal.
Tag



