Pelayanan Tidak Terganggu, SDM Tetap Terjaga
Keuntungan lainnya, pelatihan internal memungkinkan pengaturan jadwal kerja yang lebih fleksibel.
Tenaga kesehatan yang sedang bertugas pada sif pagi tetap dapat menjalankan pelayanan, sementara peserta pelatihan diatur dari sif malam atau yang sedang libur jaga.
“Artinya pelayanan tidak terganggu, waktunya lebih efektif, biayanya lebih efisien, dan target peningkatan kompetensi bisa lebih cepat tercapai,” tambahnya.
Dengan sistem ini, seluruh SDM rumah sakit diharapkan tidak lagi mengalami kendala dalam pengelolaan dan pemenuhan kompetensi.
Terbuka untuk Rumah Sakit dan Institusi Pendidikan
Ke depan, RSUD Kanujoso juga membuka peluang pemanfaatan fasilitas pelatihan bagi rumah sakit lain maupun institusi pendidikan yang ingin menyelenggarakan pelatihan jangka panjang.
Pelatihan tersebut ditawarkan dengan konsep efisiensi biaya tanpa mengurangi kualitas sehingga diharapkan dapat menjadi solusi peningkatan kompetensi SDM kesehatan secara berkelanjutan.
“Ini bisa dimanfaatkan juga oleh rumah sakit lain maupun institusi pendidikan, dengan biaya yang lebih bisa diefisiensikan,” pungkasnya.
(sobizz/apr)




