ARUSBAWAH.CO - Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) lima provinsi di Pulau Kalimantan sepanjang 2025 menunjukkan capaian yang beragam.
Dari data terbaru Portal Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) tercatat sebagai provinsi dengan kinerja paling menonjol karena realisasi PAD-nya berhasil menembus angka 100 persen.
Data diolah redaksi per hari ini, Rabu 24 Desember 2025.
Sementara itu, provinsi lain seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara mencatatkan capaian yang berbeda-beda, mencerminkan tantangan fiskal dan kapasitas ekonomi daerah masing-masing.
Kalimantan Selatan Catat Realisasi PAD di Atas Target
Kalimantan Selatan menjadi satu-satunya provinsi di Kalimantan yang berhasil melampaui target PAD pada 2025.
Berdasarkan data DJPK Kemenkeu, PAD Kalimantan Selatan memiliki anggaran atau pagu sebesar Rp 4,59 triliun.
Hingga akhir periode pelaporan di Desember 2025, realisasi PAD mencapai Rp 4,63 triliun atau setara 100,96 persen dari target.
Capaian ini menunjukkan optimalisasi pendapatan daerah yang dinilai cukup efektif, baik dari sektor pajak daerah, retribusi, maupun sumber PAD lainnya.
Kalimantan Timur Realisasi PAD Capai 76 Persen
Sebagai provinsi dengan basis ekonomi besar di Kalimantan, Kalimantan Timur mencatatkan realisasi PAD yang cukup signifikan, meski belum mencapai target penuh.
PAD Kalimantan Timur pada 2025 dipatok sebesar Rp 10 triliun, dengan realisasi mencapai Rp 7,6 triliun.
Angka tersebut setara dengan 76,26 persen dari pagu yang ditetapkan.
Capaian ini tetap menempatkan Kaltim sebagai provinsi dengan nilai PAD terbesar di Kalimantan, seiring perannya sebagai wilayah industri ekstraktif dan lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Tag




