Program ini direncanakan mulai berjalan pada Januari atau Februari mendatang.
“Kami sudah memiliki instruktur untuk pelatihan tersebut, seperti dr. Anto dan dr. Lindon, sehingga siap menerima peserta,” ungkapnya.
Terbuka dengan Syarat Kerja Sama Resmi
RSUD Kanujoso Djatiwibowo menegaskan bahwa program magang, koas, dan praktik pendidikan terbuka bagi institusi pendidikan yang memenuhi persyaratan, terutama terkait status akreditasi dan kerja sama resmi.
“Untuk kampus harus ada kerja sama resmi. Kami juga melihat akreditasinya, yang sudah terakreditasi dengan baik silakan mengajukan,” jelas Wadir SDM.
Pengelolaan program pendidikan dan pelatihan tersebut dikoordinasikan oleh bagian Sumber Daya Manusia (SDM) rumah sakit, termasuk dalam hal perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan.
Melalui penguatan peran sebagai rumah sakit pendidikan, RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan berharap dapat berkontribusi nyata dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.
(sobizz/apr)




