ARUSBAWAH.CO - RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit pendidikan dengan membuka peluang magang dan koas bagi mahasiswa serta tenaga kesehatan dari berbagai institusi pendidikan.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen RSKD dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor kesehatan, khususnya di Kalimantan Timur.
Dalam pelaksanaannya, RSUD Kanujoso Djatiwibowo menjalankan dua fungsi utama, yakni sebagai fasilitas layanan kesehatan sekaligus lahan praktik pendidikan dan pelatihan.
Hal tersebut dipaparkan langsung oleh Wakil Direktur SDM, Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Novita Retno Damayanti, kepada redaksi Arusbawah.co pada Senin (22/12/2025).
“Jadi di tempat kami itu ada dua sisi. Pertama sebagai lembaga pendidikan, dan kedua sebagai lembaga pelatihan,” ujar Novita.
Peran ganda RSKD tersebut memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman klinis secara langsung di lingkungan rumah sakit.
Disampaikan Novita, sebagai lembaga pendidikan, RSUD Kanujoso Djatiwibowo saat ini telah menjadi lahan praktik pendidikan bagi sejumlah perguruan tinggi.
Gandeng Kampus Terakreditasi untuk Magang dan Koas
Sebagai rumah sakit pendidikan, RSUD Kanujoso Djatiwibowo telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi terakreditasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Kerja sama tersebut mencakup praktik pendidikan bagi mahasiswa dari berbagai bidang kesehatan.
Mahasiswa yang mengikuti program ini dapat menjalani magang atau praktik klinis dengan durasi bervariasi, mulai dari satu hingga tiga bulan, sesuai dengan ketentuan masing-masing institusi pendidikan dan kebutuhan kompetensi.
Tag



