ARUSBAWAH.CO - Pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Timur memaksa industri perhotelan mengeluarkan biaya tambahan untuk menjaga operasional tetap berjalan.
Saat aliran listrik PLN terputus, hotel-hotel tak punya banyak pilihan selain mengandalkan generator set (genset) yang ditenagai solar agar pelayanan kepada tamu tidak terganggu.
Grand Manager (GM) Hotel Grand Verona Samarinda, Hendri Kurniawan, mengatakan hampir seluruh hotel telah menyiapkan skenario menghadapi pemadaman.
Mulai dari pemeriksaan genset secara berkala, penyediaan stok bahan bakar, hingga memastikan seluruh sistem pendukung siap bekerja ketika listrik padam.
Menurutnya, karena pemadaman kini dilakukan secara terjadwal, hotel masih bisa melakukan antisipasi sehingga dampaknya tidak terlalu besar.
"Kalau sekarang pemadamannya sudah terjadwal, jadi kami bisa antisipasi. Tinggal switch ke genset. Memang ada jeda beberapa detik. Kalau sedang presentasi atau ada event biasanya harus di-reset lagi. Itu salah satu dampaknya," ujar Hendri kepada Arusbawah.co, Kamis (9/7/2026).
Ia mengatakan, perpindahan pasokan listrik dari PLN ke genset memang berlangsung otomatis.
Namun, jeda beberapa detik tetap tidak bisa dihindari sehingga sesekali mengganggu jalannya kegiatan, terutama rapat, seminar maupun presentasi yang menggunakan perangkat elektronik.
Meski begitu, kondisi tersebut dinilai jauh lebih baik dibanding pemadaman mendadak tanpa pemberitahuan.
"Sekarang karena sudah ada jadwal, kami bisa bersiap. Kalau dulu tiba-tiba mati saat ada acara, tamu pasti kaget meskipun genset langsung menyala," kata Hendri yang juga Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Kalimantan Timur.
Satu Kali Menyala Tiga Jam, Genset Habiskan Rp728 Ribu Solar
Di Hotel Grand Verona, operasional cadangan ditopang genset berkapasitas 500 KVA. Sementara itu, hotel memiliki daya listrik terpasang sebesar 555 KVA.
Menurut Hendri, konsumsi bahan bakarnya sekitar 32 liter solar untuk pemakaian selama tiga jam, atau setara biaya sekitar Rp728.586 sekali penggunaan pada durasi tersebut.
Besarnya konsumsi solar juga dipengaruhi kondisi mesin.
Tag



