Arus Publik

Samarinda Terkini

Parkir Berlangganan Samarinda Belum Diluncurkan, Sudah Raup Pendapatan Rp250 Juta

MENJELASKAN - Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu/Arusbawah.co

Bahkan masyarakat sudah mulai mendaftarkan kendaraannya sebagai peserta parkir berlangganan.

Manalu menyebut pendapatan yang sudah masuk mencapai sekitar Rp250 juta.

Meski demikian, ia mengaku tidak mengingat jumlah pasti kendaraan yang sudah terdaftar.

Sebab, satu pemilik dapat mendaftarkan lebih dari satu kendaraan dan memperoleh potongan harga sebesar 50 persen untuk kendaraan berikutnya.

"Pendapatannya sekitar Rp250 juta. Saya enggak hafal jumlah pelanggannya karena ada satu pemilik yang memiliki lebih dari satu kendaraan dan mendapat diskon 50 persen," ujarnya.

Sementara untuk peluncuran resmi program, Dishub belum dapat memastikan waktunya.

Keputusan tersebut masih menunggu arahan dari Wali Kota Samarinda.

"Untuk peluncuran program, nanti Wali Kota yang akan menentukan waktunya. Sementara ini kami tetap menjalankan sosialisasi dan membuka pendaftaran," kata Manalu.

Masih Ada Jukir Menarik Tarif

Di lapangan, Dishub juga mengakui masih sempat menerima laporan adanya juru parkir yang meminta pembayaran kepada pengguna yang sudah terdaftar sebagai pelanggan parkir berlangganan.

Meski demikian, Manalu menyebut kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan konflik.

Menurut dia, ketika pelanggan menunjukkan bahwa kendaraannya telah terdaftar dalam program parkir berlangganan, juru parkir tersebut memilih meninggalkan lokasi.

"Ada juga salah satu masyarakat yang menunjukkan kalau dia pelanggan parkir berlangganan. Jukirnya langsung pergi. Tidak ada ancaman atau apa pun," katanya.

Ia mengatakan sosialisasi kepada juru parkir sebenarnya sudah dilakukan sejak 2024 hingga 2025.

Tujuannya agar para petugas memahami kendaraan yang telah menjadi peserta parkir berlangganan tidak lagi dipungut biaya parkir.

"Sosialisasi sudah ada. Sudah kita jalankan sejak 2024 atau 2025," ujarnya.

ASN Belum Diwajibkan

Selain masyarakat umum, Pemkot Samarinda juga sempat mewacanakan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam program tersebut.

Namun hingga kini Dishub memastikan belum ada kewajiban bagi ASN untuk menjadi pelanggan parkir berlangganan.

Menurut Manalu, keputusan tersebut sepenuhnya masih menunggu arahan Wali Kota.

Tag

MORE