Menurut Firnadi Ikhsan, Prancis dikenal sebagai tim yang agresif.
Sepanjang babak kualifikasi zona Eropa, Les Bleus tampil produktif dengan lini depan yang tajam.
Kecepatan Kylian Mbappe di sisi sayap dipadukan kreativitas lini tengah diperkirakan akan membuat Prancis tampil menekan sejak menit awal.
Sebaliknya, Firnadi Ikhsan menilai Maroko datang dengan identitas permainan yang lebih sabar.
Kata dia, Wakil Afrika itu membangun kekuatan dari organisasi pertahanan yang rapat, lalu memanfaatkan setiap peluang melalui serangan balik cepat.
Pola permainan seperti itu menjadi senjata utama Singa Atlas sepanjang babak kualifikasi.
Firnadi Ikhsan memperkirakan Maroko akan kembali menerapkan strategi serupa.
Mereka kemungkinan membiarkan Prancis menguasai bola, sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik yang cepat dan efektif.
Karena itu, dominasi penguasaan bola belum tentu menjadi jaminan kemenangan bagi Prancis.
Sedikit saja, kata Firnadi Ikhsan sedikit saja kehilangan konsentrasi, serangan balik Maroko bisa menjadi ancaman.
Firnadi Ikhsan Yakin Mental Juara Prancis Jadi Pembeda
Meski memprediksi pertandingan berlangsung ketat hingga menit-menit akhir, Firnadi Ikhsan tetap yakin pengalaman, mental juara, dan kualitas individu pemain Prancis akan menjadi faktor pembeda.
Bahkan jika laga harus berlanjut ke babak tambahan waktu atau adu penalti, ia masih menempatkan Les Bleus sebagai tim yang lebih berpeluang lolos.
"Tetapi tetap France kita yakin bisa mengatasi. Apalagi ketika ada perpanjangan waktu dan penalti, kualitas personal tim Prancis jaminan kemenangan," pungkasnya.
(sobizz/wan)
- Pemprov Kaltim Kasih Kesempatan Terakhir, 9.562 Mahasiswa Belum Daftar Gratispol
- Kaltim Kejar Sangkulirang-Mangkalihat Jadi Geopark Pertama Bumi Etam Raih Pengakuan UNESCO
- Tanpa Amdal, Wakil Komisi IV DPRD Kaltim Minta Pembangunan Pabrik PT KSM di Sangatta Dihentikan
- LKPJ Gubernur Kaltim 2025: Pembangunan Rumah Sakit Mayoritas Tuntas, FS dan DED RSUD Kutai Barat Masih 0 Persen
Tag




