ARUSBAWAH.CO - Sejauh mana pelaksanaan Program GratisPol yang menjadi salah satu program unggulan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Seno Aji?
Berdasarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2025, total alokasi Program GratisPol mencapai Rp1,229 triliun.
Hingga periode pelaporan, realisasi keuangannya tercatat Rp925,35 miliar atau 75,26 persen, dengan realisasi fisik mencapai 82,95 persen.
Namun, jika ditelusuri lebih dalam, capaian masing-masing program ternyata cukup beragam.
Ada kegiatan yang realisasi keuangannya hampir menyentuh 100 persen, bahkan ada yang melampaui pagu awal, sementara beberapa lainnya masih di bawah 20 persen.
Berikut bedah tujuh program utama GratisPol berdasarkan data LKPJ, dari sisi realisasi keuangan.
1. Gratis Bersekolah SMA/SMK hingga S3
Program pendidikan menjadi yang terbesar dalam GratisPol.
Pelaksanaannya tidak hanya mencakup sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK dan MA, tetapi juga bantuan pendidikan hingga jenjang S-3.
Dalam LKPJ, program ini terdiri atas enam kegiatan dengan capaian realisasi keuangan yang berbeda-beda.
- GratisPol SMA/SMK/MA: 94,22 persen
- GratisPol S-1: 59,55 persen
- GratisPol S-2/S-3: 99,33 persen
- GratisPol Luar Kaltim: 208,78 persen
- GratisPol Luar Negeri: 18,20 persen
- GratisPol Khusus: 50,61 persen

Dari data tersebut terlihat bahwa sebagian besar program pendidikan telah berjalan cukup baik.
Namun, terdapat kesenjangan realisasi antarjenis bantuan, terutama pada program kuliah luar negeri yang realisasinya masih rendah.
2. Gratis Biaya Berobat dan Layanan Kesehatan Berkualitas
Program kesehatan juga menunjukkan capaian realisasi keuangan yang bervariasi.
Empat kegiatan yang tercantum dalam LKPJ meliputi:
Tag



