Arus Publik

Konten Peduli Satwa

Lutung Kutai: Primata Langka yang Selamat Berkat Kearifan Adat Wehea

Senin, 1 Desember 2025 14:31

LUTUNG - Lutung Kutai (Presbytis canicrus)/ Foto: Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)

ARUSBAWAH.COLutung Kutai (Presbytis canicrus) adalah salah satu primata paling misterius yang dimiliki Kalimantan.

Selama bertahun-tahun, hewan ini nyaris dinyatakan punah karena tidak pernah terlihat lagi di alam.

Namun penemuan kembali di Hutan Lindung Wehea, Kutai Timur, mengubah segalanya dan menjadikannya simbol keberhasilan konservasi berbasis adat di Indonesia.

Julukan “Lutung Drakula” muncul dari jurnalis Kalimantan Timur, Awaluddin Jalil.

Ia menggambarkan warna putih keabu-abuan pada leher hingga dada primata ini seperti jubah yang dikenakan makhluk dalam legenda.

Julukan itu melekat sejak ia ikut survei satwa menggunakan kamera jebak di Wehea, tempat lutung ini kembali terekam setelah lama menghilang.

Dalam catatan ilmiah, sebaran Lutung Kutai sangat sempit.

Hingga kini, keberadaannya hanya dilaporkan di dua lokasi: Hutan Lindung Wehea dan Taman Nasional Kutai.

Masa lalu yang penuh kebakaran hutan diduga menjadi penyebab utama merosotnya populasinya.

Secara global, Presbytis canicrus masuk kategori Endangered, namun ironisnya belum tercantum sebagai satwa dilindungi secara hukum di Indonesia.

 

Kesaksian Lapangan: “Satwa yang Jarang Terlihat Manusia”

Arif Rifqi, Spesialis Spesies Terancam Punah dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), menjelaskan bahwa sejauh ini pengetahuan ilmiah tentang lutung ini masih minim.

Di sebuah sepan—lokasi sumber mineral bagi satwa liar—kamera trap mendeteksi keberadaan mereka cukup sering, tetapi perjumpaan langsung hampir tidak pernah terjadi.

Tag

MORE