Arus Publik

LBH Samarinda Bongkar Kejanggalan Sidang Misran Toni: Saksi Kunci Saling Kontradiksi!

LBH ungkap kejanggalan sidang Misran Toni

Kamis, 9 April 2026 12:57

LBH Samarinda ungkap kejanggalan sidang Misran Toni jelang putusan/Foto: Kaltim Today

Tak hanya soal posisi, perbedaan signifikan juga muncul terkait alat yang dituduhkan.

Saksi korban selamat menyebut pelaku menggunakan badik atau pisau pendek.

Di sisi lain, saksi lain bernama Ipri menyebut terdakwa membawa mandau.

Perbedaan dimensi dan jenis senjata ini menjadi catatan serius bagi tim kuasa hukum dalam meragukan akurasi identifikasi pelaku.

 

Tuntutan Maksimal Berbasis Rumor

Irfan Ghazi juga mengkritik tajam tuntutan JPU yang meminta hakim menjatuhkan vonis 15 tahun penjara terhadap Misran Toni sebuah ancaman maksimal dalam Pasal 338.

Ia menyayangkan masuknya motif ekonomi ke dalam berkas tuntutan yang dinilai hanya berdasarkan spekulasi tanpa bukti yang sah secara hukum.

“Terdakwa dituduhkan memiliki motif ekonomi, katanya dibayar oleh tim tertentu. Namun secara saintifik itu susah dibuktikan karena hanya berasal dari angin atau rumor. Ajaibnya, hal tersebut masih dimunculkan oleh Jaksa dalam tuntutannya,” tegas Irfan.

Menuju Putusan Akhir 16 April

Tag

MORE