Alokasi Belanja Negara (yang terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah) merupakan satu kesatuan instrumen strategis untuk mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat, disusun sebagai upaya mendukung agenda prioritas pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi.
APBN 2026 adalah uang yang dipakai negara untuk membiayai pendidikan, kesehatan, infrastruktur, subsidi, gaji ASN dan TNI/Polri, serta seluruh operasional pemerintahan dari Sabang sampai Merauke untuk sekitar 280 juta jiwa.
Sementara Rp4.651 triliun itu adalah milik 50 orang, yang secara statistik hanya 0,000000174% dari total populasi Indonesia.
Jika pemerintah menerapkan pajak kekayaan sebesar 2% atas harta 50 orang terkaya ini, potensi penerimaan negara mencapai Rp93 triliun per tahun.
Maka dana tersebut dapat digunakan untuk berbagai program strategis, di antaranya:
- Pembangunan subsid rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah
- Bantuan pemenuhan kebutuhan hidup layak bagi orang kurang mampu
- Kuliah gratis bagi mahasiswa kurang mampu hingga lulus
- Subsidi pupuk untuk petani (jay)




