Dalam laporan tersebut, Joko Widodo dan keluarga tercatat memiliki total harta sekitar Rp42,86 miliar.
Dalam infografik laporan CELIOS, akumulasi kekayaan Joko Widodo dikaitkan dengan Kaesang Pangarep, Bobby Nasution, hingga Kahiyang Ayu.
Total Keseluruhan Harta Oligarki Politik
CELIOS mencatat total keseluruhan harta dari tokoh-tokoh oligarki politik tersebut mencapai Rp38.761.700.537.605 atau sekitar Rp38,7 triliun.
Sementara rata-rata harta per dinasti politik disebut mencapai Rp5,53 triliun.
CELIOS Sebut Oligarki Politik Berpotensi Diwariskan
CELIOS menilai besarnya akumulasi kekayaan dan dominasi keluarga elite di partai politik berpotensi membuat kekuasaan nasional terus berputar di lingkaran yang sama.
Dalam laporan tersebut, CELIOS menyebut struktur politik Indonesia saat ini menunjukkan kecenderungan semakin kuatnya dinasti politik dan oligarki kekuasaan.
“Jika tidak ada perubahan dalam struktur oligarki politik di Indonesia, maka besar kemungkinan presiden tahun 2029, 2034, 2039, 2044, dan 2049 adalah anak, cucu, atau keluarga dari pemilik partai dan penguasa hari ini. Kekuasaan di Republik Oligarki bukan lagi dipilih, tapi diwariskan seperti tahta,” tulis CELIOS dalam laporannya.
Menurut CELIOS, kondisi tersebut menunjukkan demokrasi di Indonesia berisiko semakin terkonsentrasi pada kelompok elite tertentu apabila tidak ada reformasi politik yang lebih terbuka. (naa)
- Sudarno Singgung Masa Lalu Pekerjaan Humas Aliansi, Lukman: Saya Lebih Memilih Posisi Terhormat Sebagai Rakyat dan Ojol, Daripada Menjadi Penjilat
- PUSDIKSI FH Unmul Kritik Arah Demokrasi: Makin Prosedural, Elitis, dan Dipengaruhi Oligarki
- Pemkot Samarinda Temukan Dugaan Selisih Timbangan LPG 3 Kg Saat Sidak Jelang Iduladha




