ARUSBAWAH.CO - Sidak bahan pokok dan barang penting (bapokting) menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Samarinda menemukan dugaan ketidaksesuaian hasil timbangan pada pengisian LPG 3 kilogram di SPBE Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Kamis (21/5/2026).
Temuan tersebut mencuat saat rombongan Pemerintah Kota Samarinda bersama Satgas Pangan, kepolisian, dan pihak terkait melakukan pengecekan langsung terhadap proses pengisian tabung gas subsidi.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengatakan persoalan utama yang ditemukan dalam sidak kali ini berada pada alat timbang pengisian LPG.
“Kebetulan ada hal-hal yang harus disikapi kaitannya dengan peralatan-peralatan yang harus dikalibrasi,” bebernya kepada awak media.
Ia menyebut terdapat sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian, khususnya terkait peralatan pengisian LPG yang harus dipastikan dalam kondisi terkalibrasi dengan baik.
Menurutnya, ditemukan dugaan kelalaian yang menyebabkan alat timbang mengalami kesalahan pengukuran.
“Tadi ada beberapa yang kita terima, salah satu kelalaian dari produsen, kenapa sampai untuk menghitung timbangan itu ada sampai error. Ini yang harus diperbaiki,” ujar orang nomor dua di Kota Samarinda ini.
Menurut Saefuddin, proses kontrol terhadap alat timbang seharusnya dilakukan secara rutin sebelum aktivitas pengisian dijalankan.
“Seharusnya ini tidak perlu terjadi kalau kontrolnya itu bagus. Harapan kita pihak produsen dan teman-teman yang lain bisa koordinasi dengan baik untuk bagaimana perbaikan selanjutnya,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan masyarakat menerima LPG sesuai dengan takaran yang seharusnya.
“Nanti dari satgas juga akan koordinasi bagaimana untuk kalibrasi dengan baik, untuk mendapatkan kejelasan kepada masyarakat. Yang jelas mulai dari masuk yang kosong, terisi berapa, keluarnya berapa. Nah, itulah yang harus kita teliti,” tegasnya.
Satgas Pangan Dalami Temuan
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Agus Setiawan, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut dan belum dapat menyimpulkan adanya pelanggaran.
“Perlu kami sampaikan di sini, bahwasanya terkait dengan selisih. Kita katakan selisih itu setiap tabung yang masuk ada batas kewajaran,” ujarnya.
Untuk memastikan kesesuaian isi, tabung kosong terlebih dahulu ditimbang sebelum proses pengisian dilakukan.
Tag



