Arus Publik

Tuntutan Hak Angket

Sudarno Singgung Masa Lalu Pekerjaan Humas Aliansi, Lukman: Saya Lebih Memilih Posisi Terhormat Sebagai Rakyat dan Ojol, Daripada Menjadi Penjilat

Humas Aliansi Kaltim sentil Tim Ahli Gubernur soal sindiran Ojol

Jumat, 22 Mei 2026 21:0

Kolase Tim Ahli Gubernur Kaltim Sudarno dan Humas Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, Lukman Nil Hakim. (Istimewa)

ARUSBAWAH.CO -  Ketegangan antara Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) dengan pihak Pemerintah Provinsi masih terus berlanjut. 

Menanggapi sindiran dari Tim Ahli Gubernur Kaltim, Sudarno, yang sempat mengungkit latar belakang pekerjaannya di media sosial, Humas Aliansi, Lukman Nil Hakim, akhirnya angkat bicara memberikan jawaban menohok pada Jumat (22/5/2026).

Masalah ini berawal saat video Lukman yang melaknat Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, viral di media sosial setelah demo pada 21 April kemarin. 

Sudarno kemudian membalas video itu lewat akun Instagram pribadinya (@sudrano_se). 

Dalam postingannya, Sudarno menyebut sudah melacak latar belakang Lukman dan mengungkap bahwa Lukman adalah seorang mantan sopir ojek online (ojol).

Sebut Ojol Kerja yang Mulia, Lukman Sentil Balik Tim Ahli

Mendengar namanya dan masa lalunya diungkit, Lukman mengaku tidak mempermasalahkan video demonya disebarkan. 

Namun, ia sangat menyayangkan sikap Tim Ahli Gubernur yang terkesan merendahkan profesi ojol demi membela pejabat.

"Dia menyebut nama pribadi dan membawa-bawa latar belakang pekerjaan untuk menghina. Dia menyebut saya mantan ojol. Saya menanggapinya santai saja. Saya lebih memilih posisi terhormat sebagai rakyat dan ojol, daripada menjadi penjilat seperti dia," kata Lukman saat diwawancarai, Jumat (22/5/2026).

Lukman menegaskan bahwa pekerjaan sebagai ojol adalah profesi yang halal, mulia, dan cari uang sendiri tanpa menyusahkan pemerintah. 

Ia justru menyentil posisi Sudarno yang digaji menggunakan uang rakyat dari APBD.

Tag

MORE