“Kami bekerja berdasarkan sistem dan regulasi. Kalau dokumen digital sudah lengkap dan valid, kapal kami berangkatkan. Kalau kami tahan tanpa dasar hukum, justru bisa jadi masalah hukum bagi kami,” tegasnya.
Fokus pada Keselamatan dan Kepatuhan Administratif
Mursidi menegaskan kembali bahwa KSOP Samarinda tetap fokus pada dua hal utama: keselamatan pelayaran dan kepatuhan administratif.
Ia memastikan bahwa setiap kapal yang berlayar telah memenuhi standar keselamatan sesuai aturan yang berlaku.
“Selama dokumen pelayaran lengkap dan memenuhi standar keselamatan, kami layani sesuai prosedur. Tapi kalau ada pelanggaran dari sisi pertambangan, itu sudah di luar kewenangan KSOP,” pungkasnya.
Dengan sistem pelayanan digital dan mekanisme pengawasan berlapis, KSOP Samarinda berkomitmen menjaga kelancaran dan keamanan arus pelayaran di Sungai Mahakam tanpa keluar dari koridor hukum dan tupoksi yang berlaku. (pra)
Tag




