ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi perdesaan.
Upaya ini pun mendapat perhatian serius dari DPRD Kaltim, khususnya Komisi II.
Program yang dinilai potensial dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal ini diharapkan tidak berbenturan dengan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang telah lebih dulu hadir dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menegaskan pentingnya membangun harmoni antara koperasi dan BUMDes dalam ekosistem ekonomi desa.
Ia mengingatkan agar koperasi tidak dinilai sebagai pesaing, melainkan pelengkap dari usaha yang telah berjalan.
"Koperasi idealnya hadir untuk memperkuat, bukan menggantikan. Jangan sampai muncul konflik kepentingan dengan BUMDes yang sudah lebih dulu aktif,” ujar Firnandi, Senin (26/5/2025).
Tag



