Arus Publik

KOBRA, Kompor Canggih dari Kalimantan Timur yang Ubah Limbah Sawit Jadi Solusi Energi

Rabu, 11 Juni 2025 12:53

SIMULASI - Kompor ini, bisa hemat energi hingga 437,562 kwh per tahun dengan biaya produksi sekitar Rp350 ribu/ HO

ARUSBAWAH.CO -  Tim Riset dari Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan BRIN bersama Yayasan Mitra Hijau berkolaborasi dalam inovasi Kompor Berbasis Biobriket Alternatif (KOBRA).

Inovasi ini pun jadi jawaban untuk penggunaan kompor dengan memanfaatkan limbah sawit yang melimpah di Kalimantan Timur. 

Ketua Tim Riset Kobra, Yunita Triana memaparkan, biobriket atau bahan bakar untuk kompor ini berasal dari limbah kelapa sawit, lalu direkatkan dengan limbah kulit singkong.

Ide memanfaatkan limbah kelapa sawit ini berasal dari potensi limbah yang ada di Kalimantan Timur.

“33 Persen produksi kelapa sawit di Indonesia itu berasal dari Kalimantan Timur,” kata dia dalam diseminasi Kobra pada Kamis, 5 Juni 2025. 

Dia menambahkan, limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) bisa mencapai hampir 17 juta ton per tahun.

Sedangkan, limbah pelepah kelapa sawit (PKS) bisa mencapai 10-15 ton per hektare dalam setahun. Di Kalimantan Timur sendiri ada 1,3 juta hektare lahan sawit. Maka dari itu, suplainya akan lebih mudah. 

Lebih lanjut, Yunita memaparkan cara kerja kompor, setelah biobriket sudah dibuat. Jadi, biobriket awalnya akan terbakar mudah dalam tungku dan menghasilkan panas di tungku.

Lalu, alat Thermoelectric Generator (TEG) yang dipasang di kompor, itu akan mengubah energi panas menjadi listrik yang akan menggerakkan kipas. Nah, kipas ini akan memaksimalkan nyala briket.

Tag

MORE