Advertorial

Pemkot Samarinda

Ketua REI Soroti Backlog Perumahan di Kaltim, Wali Kota Samarinda: Kalau Ada Main-main, Saya Jewer

Jumat, 16 Mei 2025 12:34

GALA DINNER - Foto bersama dalam acara Gala Dinner HUT Ke-53 Realestat Indonesia (REI) di Teras Samarinda, Kamis (15/5/2025) malam/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO - Industri properti masih menyimpan potensi besar di Kalimantan Timur, khususnya di Samarinda

Hal itu ditegaskan Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto saat Gala Dinner HUT ke-53 REI di Teras Samarinda, Kamis (15/5/2025) malam.

Dalam keterangannya, Joko Suranto mengungkapkan backlog atau kekurangan hunian di Kalimantan Timur saat ini mencapai 300 ribu unit. 

Sementara realisasi pembangunan rumah baru masih minim, hanya sekitar 300–400 unit per tahun.

"Ini peluang besar untuk kita semua. Industri properti itu padat karya. Kaltim butuh 300 ribu unit, tapi tiap tahun baru tercapai 300–400 rumah. Ini artinya pertumbuhan sangat lambat. Harus ada percepatan dan kolaborasi," ujar Joko Suranto.

Joko juga menyampaikan optimismenya terhadap program nasional 3 juta rumah yang digagas pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo-Gibran. 

Ia menilai program ini bisa menggerakkan ekonomi desa dan menyerap tenaga kerja.

"Rata-rata tiap desa dapat 25 unit. Kalau 1 unit nilainya Rp100 juta, maka ada Rp2,5 miliar mengalir per desa. Ini bukan hanya soal rumah, tapi juga stimulus ekonomi. Akan lahir pengusaha baru di desa," lanjutnya.

Menurut Joko, sektor properti tak bisa dipisahkan dari 185 industri lainnya. 

Tag

MORE