Sri Wahyuni mengungkapkan berbagai capaian tersebut tidak hadir secara instan.
Menurutnya, keberhasilan Kaltim lahir dari proses pembinaan yang dilakukan secara serius, terstruktur dan berkelanjutan.
Ia juga menilai keberhasilan itu merupakan hasil kerja bersama para qari, qariah, pelatih, ofisial hingga seluruh pengurus LPTQ di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.
"Tak kalah penting juga kolaborasi dan sinergi yang baik dari seluruh jajaran LPTQ di provinsi dan kabupaten/kota," tegas Sri Wahyuni yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim.
Kaltim Juara Umum MTQ Nasional dan STQH Nasional
Prestasi terbesar Kaltim dalam beberapa tahun terakhir terjadi saat menjadi Juara Umum MTQ Nasional XXX Tahun 2024 yang digelar di Samarinda.
Kesuksesan tersebut berlanjut pada STQH Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara, ketika Kafilah Kaltim kembali tampil sebagai juara.
Sri Wahyuni menyebut salah satu strategi yang diterapkan adalah memperluas pembinaan tidak hanya kepada qari dan qariah yang berada di dalam daerah.
Mahasiswa asal Kaltim yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri juga ikut dilibatkan dalam proses pembinaan.
"Kuncinya, pembinaan masif dan berkesinambungan. Bukan hanya qari dan qariah dari dalam daerah, tapi mahasiswa Kaltim yang sedang studi di luar negeri pun kita libatkan," ungkapnya. (red)
Tag




