Arus Publik

Jurnalis Samarinda: Pak Bahlil, Lubang Tambang Terbuka di Berau Dekat Banget dengan Sungai!

Senin, 26 Januari 2026 13:47

LUBANG TAMBANG - Hasil investigasi lapangan mengungkap jarak sangat kritis antara lubang tambang terbuka (open pit) dengan aliran utama Sungai Kelay, salah satu sungai vital bagi kehidupan warga Berau/ HO to Arusbawah.co

Lubang tambang di DAS Kelai kini bahkan lebih dalam dari aliran Sungai Kelai itu sendiri. Ini ancaman nyata,” tegas Dinamisator JATAM Kaltim, Mustari Sihombing. 

Berdasarkan data overlay perizinan, terdapat 94 konsesi tambang di Kabupaten Berau, dengan 7 konsesi berada di wilayah hulu dan tengah DAS Kelai.

Aktivitas tersebut telah mengubah bentang alam secara masif, dari pembabatan hutan hingga pengerukan tanah puluhan meter tanpa pemulihan memadai.

Banjir Berulang Bukan Sekadar Bencana Alam

JATAM mencatat, lubang-lubang tambang kini berfungsi layaknya perangkap bencana.

Saat hujan deras, air dari hulu mengalir tanpa hambatan hutan, membawa lumpur dan limbah tambang ke Sungai Kelai. Akibatnya, pendangkalan sungai dan banjir berulang menjadi ancaman tahunan.

Ironisnya, bencana ini kerap disederhanakan sebagai fenomena alam semata.

Padahal, menurut JATAM, kerusakan ekologis akibat tambang telah melampaui daya dukung lingkungan.

Lubang tambang lebih dalam dari sungai bukan hanya simbol kerakusan ekstraktivisme, tapi juga bukti kegagalan negara melindungi ruang hidup rakyat,” tegas Mustari Sihombing. 

JATAM Kaltim Desak Audit dan Pembekuan Tambang

Atas kondisi tersebut, JATAM Kaltim mendesak:

  1. Audit lingkungan menyeluruh terhadap seluruh perusahaan tambang di Berau
  2. Pembekuan seluruh aktivitas tambang selama proses audit
  3. Penegakan hukum tegas dan transparan terhadap perusahaan bermasalah
  4. Pemulihan total kerusakan lingkungan akibat tambang batu bara

“Jika negara terus membiarkan lubang tambang lebih dalam dari sungai, maka yang digali bukan hanya tanah Berau, tetapi juga masa depan dan keselamatan masyarakatnya,” pungkas Mustari Sihombing. (pra)

 

Tag

MORE