Arus Publik

Ini Anggaran Pembangunan Playground di Samarinda dari 2022–2025

Penjelasan Disperkim Samarinda

by:
Lisa
Sabtu, 8 November 2025 11:1

PLAYGROUND - Playground di Samarinda. Simak anggaran pembangunan playground di Kota Tepian dari 2022 - 2025/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Isu dugaan mark-up proyek taman bermain (playground) di Samarinda ramai jadi perbincangan warganet.

Salah satu yang disebut adalah playground Kelurahan Karang Mumus, yang diklaim menelan anggaran hingga Rp2,3 miliar untuk satu titik.

Namun, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Samarinda, Herwan Rifa’i, membantah isu tersebut.

Menurutnya, nilai Rp2,3 miliar itu bukan untuk satu lokasi, melainkan untuk enam titik playground yang dikerjakan dalam satu paket pada tahun 2023.

“Nilai kontrak Rp2,3 miliar itu untuk enam lokasi, bukan satu. Jadi kalau disebut satu playground saja menghabiskan Rp2,3 miliar, itu keliru,” tegas Herwan, Jumat (7/11/2025).
Enam titik itu tersebar di Air Putih, Pampang, Gunung Kelua, Karang Mumus, Sempaja Timur, dan Sempaja Utara.

Total Anggaran Playground 2023 Capai Rp4,6 Miliar

Proyek taman bermain tahun 2023 terdiri dari dua kontrak besar, masing-masing senilai Rp2,3 miliar.

Kontrak kedua mencakup lima lokasi lain di Sidodamai, Sambutan, Simpang Pasir, Rapak Dalam, dan Karang Asam Ilir.

Jika dijumlahkan, total anggaran untuk pembangunan playground tahun 2023 mencapai Rp4,6 miliar.

Herwan menjelaskan, pembangunan dilakukan secara bertahap dan merata, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Target kita, setiap kelurahan di Samarinda punya satu playground. Ini program pemerataan fasilitas publik,” ujarnya.

Sejak 2022, Sudah 32 Playground Dibangun

Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum Disperkim Samarinda, Eddy Djunaidi, menyebut sejak 2022 hingga kini, sudah 32 playground terbangun dari total target 59 titik.

Tahun 2022

Terdapat 10 playground pertama dengan total anggaran sekitar Rp2 miliar atau rata-rata Rp200 juta per titik.

Lokasinya antara lain: Sindang Sari, Sungai Pinang Luar, Sungai Dama, Loa Bakung, Tani Aman, Tanah Merah, Rawa Makmur, Air Hitam, Sungai Keledang, dan Gunung Lingai.

Tahun 2023

Penambahan 11 playground baru menelan biaya Rp4,6 miliar, tersebar di 11 kelurahan termasuk Karang Mumus, Air Putih, dan Sambutan.

Tahun 2024

Ada tiga playground tambahan di Makroman, Sungai Kapih, dan Sempaja Selatan, dengan total anggaran Rp1,8 miliar.

Tahun 2025

Tahun ini, Pemkot tengah membangun delapan playground baru senilai Rp4,7 miliar.

Empat lokasi sudah berjalan di Teluk Lerong Ilir, Jawa, Sungai Pinang Dalam, dan Sidodadi, sementara empat lainnya — Bukit Pinang, Gunung Panjang, Lempake, dan Handil Bakti — masih dalam tahap pengerjaan fisik.

Anggaran Disesuaikan dengan Luas dan Fasilitas

Eddy menjelaskan, rata-rata playground memiliki luas antara 150 hingga 250 meter persegi, dengan fasilitas yang berbeda di setiap lokasi.

“Besaran anggaran tergantung luas area dan kelengkapan sarana. Ada yang hanya alat bermain, ada juga yang dilengkapi jogging track dan area hijau,” jelasnya.

Dengan total investasi sekitar Rp13,1 miliar selama empat tahun terakhir, Pemkot Samarinda berkomitmen menyediakan ruang publik ramah anak di seluruh kelurahan. (isa)

 

Tag

MORE