Arus Publik

Samarinda Terkini

Info Lengkap Teras Samarinda! Kapan Pembangunan Segmen III Dimulai?

by:
Lisa
Senin, 2 Februari 2026 22:19

UMKM - Potret stand UMKM di Teras Samarinda/ IST

ARUSBAWAH.CO -  Proyek pembangunan Teras Samarinda Tahap II belum sepenuhnya tuntas, meski sebagian besar pekerjaan fisik telah dinyatakan rampung.

Tahap ini berfokus di kawasan Dermaga Mahakam Ilir, tepatnya di depan Pasar Pagi Samarinda.

Dalam Tahap II, pekerjaan dibagi ke dalam beberapa segmen dengan nilai anggaran dan tingkat kompleksitas berbeda.

Mayoritas segmen sudah selesai sesuai kontrak, namun satu segmen masih mendapat perpanjangan waktu penyelesaian.

Rincian Segmen Teras Samarinda Tahap II

Pekerjaan Tahap II terbagi dalam empat segmen utama, yakni:

Segmen 1 (± Rp48 miliar)

Pembangunan jalur pedestrian di atas badan sungai sepanjang sekitar 300 meter, menghubungkan area awal proyek hingga kawasan Kantor Pos dan bekas terminal.

Segmen 2 (± Rp21 miliar)

Penataan dan revitalisasi kawasan Dermaga Mahakam Ilir.

Segmen 3 (± Rp21 miliar)

Kelanjutan revitalisasi Dermaga Mahakam Ilir dengan fokus peningkatan fungsi dermaga.

Segmen 4 (± Rp24 miliar)

Paket pekerjaan paling kompleks, meliputi pemasangan drainase besar berukuran 120 x 120 sentimeter sepanjang ±800 meter, penanaman utilitas kabel bawah tanah, serta pembangunan ruang publik seperti mini amfiteater dan taman bermain anak.

Pemerintah Kota Samarinda saat ini memberikan tambahan waktu kepada kontraktor yang belum menyelesaikan pekerjaan, disertai sanksi denda sesuai ketentuan kontrak.

Satu Segmen Masih Diperpanjang

Kepala Dinas PUPR Samarinda, Desy Damayanti, menjelaskan bahwa dari seluruh paket Tahap II, hanya satu segmen yang masih diberi perpanjangan waktu selama 50 hari kalender.

“Prinsipnya kami sudah memberi kesempatan pertama 50 hari dengan konsekuensi denda. Setelah itu akan kami cek kembali. Kalau belum selesai, tentu ada evaluasi lanjutan,” ujar Desy, Senin (2/2/2026).

Batas akhir perpanjangan tersebut jatuh sekitar 20 Februari 2026. Apabila belum tuntas, Pemkot akan menilai ulang kinerja penyedia jasa sesuai kontrak.

 

Mayoritas Pekerjaan Sudah Rampung

Desy menegaskan, keterlambatan tidak terjadi secara menyeluruh.

Dua segmen bahkan telah rampung sesuai jadwal Tahun Anggaran 2025. Dermaga Mahakam Ilir juga telah dinyatakan selesai secara kontraktual.

“Yang mendapat tambahan hari hanya satu posisi. Segmen lain tidak,” jelasnya.

Adapun pekerjaan jalan dan struktur di atas sungai memang sejak awal dirancang lintas tahun karena adanya perubahan metode teknis.

Perubahan Struktur Jadi Faktor Keterlambatan

Sekitar 50 meter dari titik tertentu, terjadi perubahan spesifikasi teknis pada pekerjaan pancang.

Metode yang semula menggunakan beton biasa diubah menjadi bore pile demi menjamin keamanan struktur.

“Perubahan struktur ini melewati tahun anggaran dan membutuhkan tambahan dana,” kata Desy.

Hal tersebut membuat penyelesaian segmen ini tidak bisa disamakan dengan paket lain yang tidak mengalami penyesuaian desain.

Area Ditutup Demi Keselamatan

Terkait penutupan sebagian area Teras Samarinda, Desy menegaskan langkah itu murni untuk menjaga keselamatan publik.

“Kalau dibuka sebelum benar-benar aman, risikonya besar. Jadi kami tutup dulu,” tegasnya.

Area dermaga yang sudah selesai dipastikan aman dan tidak menjadi persoalan.

Lalu, Kapan Tahap III Dimulai?

Soal Teras Samarinda Tahap III, Pemkot memastikan belum ada pembahasan detail.

Fokus utama saat ini adalah menuntaskan seluruh pekerjaan Tahap II, khususnya struktur di atas sungai.

Dinas PUPR Samarinda memang telah mengajukan tambahan anggaran sekitar Rp7 miliar ke TAPD sejak November 2025 untuk kebutuhan lanjutan di 2026.

Namun, sebagian pekerjaan tersisa berpotensi dilelang ulang.

“Hingga Tahap II benar-benar selesai, Tahap III belum bisa ditetapkan,” ujar Desy.

Gambaran Tahapan Teras Samarinda

Sebagai catatan, pembangunan Teras Samarinda terbagi dalam beberapa tahap:

  • Tahap I: Jalan Gajah Mada (depan Kantor Gubernur Kaltim hingga BTN), mencakup amfiteater, UMKM, taman, dan pedestrian ±500 meter.
  • Tahap II: Lanjutan ke Pasar Pagi, mencakup dermaga, bankeu, dan struktur jalan di atas sungai.
  • Tahap III: Direncanakan di kawasan Teluk Lerong, termasuk galeri dan penataan dermaga.
  • Tahap IV: Area Pelabuhan Pesut dan simpul Klenteng Thien Ie Kong, fokus ruang terbuka hijau dan drainase modern.

Kesimpulannya, selama satu segmen Tahap II belum rampung, pembangunan Teras Samarinda Segmen III masih harus menunggu.

Pemerintah menargetkan penyelesaian sisa pekerjaan sebagai prasyarat utama sebelum proyek berlanjut ke fase berikutnya. (isa)

 

Tag

MORE