Dengan kerja keras, komitmen, dan kolaborasi yang kuat, PPU bisa menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan tetap menjaga kearifan lokalnya.
Maka itu, “Harmoni dalam Kolaborasi” menjadi tema yang diusung pada peringatan HUT ke-24 PPU. Itu juga bukan sekadar slogan seremonial, melainkan refleksi dari arah pembangunan daerah ke depan.
Harmoni berarti menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan, antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, serta antara modernitas IKN dengan kearifan lokal yang telah lama hidup di tengah masyarakat PPU.
Sementara kolaborasi menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui kerja bersama seluruh elemen. Baik pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, maupun generasi muda.
Dengan semangat harmoni dan kolaborasi itulah PPU diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai Gerbang Nusantara, daerah yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga tumbuh dengan nilai kebersamaan, inklusivitas, dan keberlanjutan.
Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat PPU bersama-sama menatap masa depan dengan optimisme.
Perjalanan pembangunan tidak akan selalu mudah.
Tetapi setiap langkah yang kita ambil hari ini akan menentukan wajah daerah kita pada masa mendatang.
Mari kita jaga semangat kebersamaan, memperkuat gotong royong, dan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya.
Sebab pembangunan daerah bukanlah tugas satu orang atau satu lembaga, melainkan kerja besar seluruh masyarakat.
Pada usia ke-24 tahun ini, PPU sedang berdiri di gerbang sejarahnya sendiri, gerbang menuju Nusantara.
Dan dari gerbang itu, kita melangkah bersama. Menata harapan, membangun masa depan, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. (***)
Ditulis oleh Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor
Tulisan merupakan opini pribadi penulis dan tak mencerminkan pandangan redaksi
Tag



