Suasana emosional pecah saat Jofani menemui massa aksi yang masih setia menunggu di luar gerbang kantor.
Ia tampak tak kuasa menahan air mata saat menjelaskan hasil pertemuan kepada rekan-rekan seperjuangannya.
Penyesalan tersebut muncul karena ia merasa telah menyakiti hati teman-teman di luar karena tidak berhasil membawa pulang bukti fisik komitmen pemerintah.
"Sebenarnya terharunya saya adalah hari ini saya merasa menyakiti hati teman-teman yang di luar. Karena saya sebagai koordinator aksi dan perwakilan 30 orang yang masuk, tidak berhasil membawa hasil yang bisa kita bawa keluar, yaitu penandatanganan berita acara," tutupnya.
Aksi demonstrasi yang berlangsung sejak siang hari ini ditutup dengan evaluasi dari pihak aliansi.
Meskipun tidak ada kesepakatan tertulis, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim menegaskan akan terus mengawal isu hak angket ini dan mempertimbangkan langkah konsolidasi lebih lanjut menyusul respon dari pihak eksekutif daerah. (son)
- BREAKING NEWS - Sudah Dikonsultasikan ke Kemendagri, Wakil Ketua Dewan Sebut 10 Juni soal Hak Angket! Tinggal Diputuskan Banmus
- Hasan Mas'ud Malah Tanya Wartawan soal Surat Konsultasi Dewan ke Kemendagri, Padahal Surat Undangan Ada Tanda Tangannya
- Ditanya Soal Fraksi Golkar Tolak Hak Angket, Rudy Mas’ud Hanya Diam dan Lambaikan Tangan
Tag




