Arus Publik

Tuntutan Hak Angket

GMNI Samarinda: Mulai Malam Ini, Kursi Kosong Ini Adalah Simbol Kepengecutan Politik DPRD Kaltim!

GMNI Samarinda sebut kursi kosong DPRD Kaltim simbol kepengecuta

Senin, 18 Mei 2026 12:26

GMNI Se-Kota Samarinda membacakan pernyataan sikap usai forum “Kepung 7 Fraksi” di Warkop Bagios/Foto:Arusbawah

Bagi gerakan mahasiswa, tindakan mangkir ini menjadi indikator kuat adanya krisis tanggung jawab moral dan mentalitas dari para anggota dewan di Karang Paci.

"Kami dari GMNI Se Kota Samarinda mengecam dan menyesalkan sikap sejumlah fraksi DPRD Provinsi Kalimantan Timur yang memilih tidak hadir dalam forum dialog terbuka bersama masyarakat. Ketidakhadiran ini menunjukkan bahwa tidak semua wakil rakyat memiliki keberanian politik untuk hadir, mendengar kritik dan mempertanggungjawabkan sikapnya di hadapan publik," tegas anggota GMNI saat membacakan sikap di lokasi acara.

Sebut Enam Fraksi Sengaja Menghindar

Pihak panitia penyelenggara menegaskan bahwa surat undangan resmi sudah dikirimkan ke masing-masing fraksi sejak jauh-jauh hari sebelum acara. 

Tempat duduk yang layak di atas panggung pun sudah disiapkan dengan matang untuk seluruh fraksi.

Oleh karena itu, absennya Fraksi PKS, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PKB, Fraksi Gabungan PAN-Nasdem, dan Fraksi Gabungan Demokrat-PPP dinilai sebagai sebuah kesengajaan untuk menghindar dari pertanyaan masyarakat. 

Terutama, mengenai kejelasan sikap partai-partai politik tersebut terkait usulan pelaksanaan Hak Angket yang sedang diperjuangkan masyarakat.

"Padahal, ruang dialog telah kami buka secara terbuka. Undangan telah dikirim secara resmi dan kursi telah kami siapkan untuk seluruh fraksi. Namun justru enam fraksi memilih absen. Maka publik berhak menilai bahwa pada gilirannya mereka memilih absen ketika rakyat butuh kejelasan dan keberanian dalam menjalankan apa yang telah menjadi tuntutan rakyat Kalimantan Timur," lanjutnya.

Tag

MORE