Arus Publik

dr. Andi Satya Jawab Kritik Sudirman SH Kuasa Hukum Terduga Korban RSUD AWS: Saya Netral!

DPRD bantah memihak dalam kasus bayi AWS

Kamis, 9 April 2026 21:24

dr. Andi Satya menegaskan DPRD Kaltim tidak memihak dalam penanganan dugaan kelalaian medis di RSUD AWS/Foto: drandisatya

ARUSBAWAH.CO -  Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, dr. Andi Satya Adi Saputra, memberikan klarifikasi terkait pernyataannya dalam menangani kasus dugaan kelalaian medis terhadap bayi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS).

Dalam wawancara yang dilakukan pada Kamis (9/4/2026), dr. Andi memaparkan fakta baru terkait kronologis penanganan pasien tersebut.

Pernyataan ini muncul tak selang usai terbitnya kritik dari Sudirman SH, kuasa hukum korban, yang menilai dewan lebih memihak rumah sakit karena menggunakan narasi risiko medis.

Bantah Memihak, Tegaskan Edukasi Publik

dr. Andi Satya menegaskan bahwa penjelasannya mengenai perbedaan antara risiko medis dan kelalaian bukan bertujuan untuk membela manajemen RSUD AWS.

Menurutnya, latar belakang medis yang ia miliki digunakan untuk memberikan edukasi agar masyarakat tidak langsung menyimpulkan setiap kejadian medis sebagai malpraktik.

"Posisi saya netral, saya ingin masalah ini dilihat sejernih-jernihnya. Saya tidak melindungi tenaga kesehatan maupun menyudutkan pihak manapun. Justru karena saya punya latar belakang medis, saya memahami bahwa dalam praktik kedokteran ada risiko tindakan dan ada potensi kelalaian," ujar dr. Andi.

Ia menambahkan bahwa penentuan status kasus tersebut harus melalui jalur audit medis yang dilakukan oleh Komite Mutu dan Komite Medis rumah sakit, bukan berdasarkan asumsi sepihak.

Tag

MORE