Menurutnya, efisiensi anggaran dapat menjadi jalan keluar untuk mempercepat pemerataan penerangan jalan di kawasan rawan dan permukiman yang selama ini masih gelap.
“Kegiatan yang anggarannya besar bisa dievaluasi kembali. Kalau ada sisa anggaran, sebaiknya dialihkan untuk kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak seperti LPJU,” ujarnya lagi.
Hingga saat ini, pemerataan fasilitas penerangan jalan memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Samarinda.
Masih ada sejumlah kawasan permukiman hingga jalan penghubung antarwilayah yang gelap ketika malam tiba.
Di tempat-tempat itu, warga berharap lampu jalan bukan sekadar janji dalam rapat, tetapi benar-benar hadir menerangi perjalanan mereka pulang ke rumah. (adv)
Tag



