Advertorial

DPRD Minta Pemkot Serius Tambah Lampu Jalan

Senin, 18 Mei 2026 10:15

Abdul Rohim

ARUSBAWAH.CO -  Saat malam turun di beberapa sudut Kota Samarinda, tak semua jalan ikut terang.

Di sejumlah kawasan, pengendara masih harus melintas dalam kondisi minim cahaya, ditemani rasa waswas karena penerangan jalan umum (LPJU) yang belum memadai.

Salah satu titik yang kini kembali disorot adalah Jalan Lempake Tepian.

Ruas jalan itu disebut masih gelap di beberapa bagian, terutama saat malam hari.

Kondisi tersebut memantik perhatian DPRD Kota Samarinda.

Legislator menilai persoalan lampu jalan bukan lagi sekadar urusan fasilitas kota, melainkan menyangkut keselamatan warga yang setiap hari melintas.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan minimnya LPJU menjadi salah satu catatan penting dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Samarinda.

Menurut dia, jalan gelap berpotensi memicu banyak persoalan, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga tindak kriminalitas.

“Persoalan LPJU ini sering terkendala alasan anggaran. Karena itu kami mendorong agar pendapatan dari sektor tertentu bisa dikembalikan lagi untuk pengembangan sektor tersebut,” kata Rohim.

Ia menilai penerimaan daerah yang berasal dari pajak dan retribusi LPJU seharusnya dapat dimanfaatkan kembali untuk memperbaiki fasilitas penerangan jalan di berbagai kawasan Samarinda.

“Kalau pendapatannya berasal dari retribusi LPJU, maka sebagian besar juga seharusnya digunakan untuk memperbaiki atau menambah LPJU baru,” tegasnya.

Bagi warga yang setiap malam melintas di jalan-jalan minim penerangan, keberadaan lampu jalan bukan sekadar tiang dengan cahaya kuning di pinggir jalan.

Lampu itu menjadi rasa aman.

Karena itu, Rohim meminta Pemerintah Kota Samarinda mulai mengevaluasi program-program yang dinilai belum terlalu mendesak agar anggarannya bisa dialihkan untuk kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, efisiensi anggaran dapat menjadi jalan keluar untuk mempercepat pemerataan penerangan jalan di kawasan rawan dan permukiman yang selama ini masih gelap.

“Kegiatan yang anggarannya besar bisa dievaluasi kembali. Kalau ada sisa anggaran, sebaiknya dialihkan untuk kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak seperti LPJU,” ujarnya lagi.

Hingga saat ini, pemerataan fasilitas penerangan jalan memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Samarinda.

Masih ada sejumlah kawasan permukiman hingga jalan penghubung antarwilayah yang gelap ketika malam tiba.

Di tempat-tempat itu, warga berharap lampu jalan bukan sekadar janji dalam rapat, tetapi benar-benar hadir menerangi perjalanan mereka pulang ke rumah. (adv)

Tag

MORE