Advertorial

Penguatan Demokrasi Daerah

Di Manunggal Jaya, Warga Belajar Mengenali Hak dan Kewajiban Mereka sebagai Masyarakat Sipil

Sabtu, 29 November 2025 8:12

PDD - Pada Jumat, 28 November 2025 itu, Agenda Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-11 menghadirkan ruang bagi warga untuk membicarakan sesuatu yang selama ini jarang disentuh: hak dan kewajiban mereka sebagai masyarakat sipil/ HO to Arusbawah.co

Narasumber Beni Sianturi menjelaskan bahwa miskinnya literasi hak publik membuat masyarakat sering merasa jauh dari proses pengambilan keputusan.

“Selama warga tidak paham haknya, mereka akan selalu berada di luar lingkaran kebijakan. Padahal demokrasi berjalan kalau warga aktif mengontrol kekuasaan,” tegas Beni.

Didik Agung: Demokrasi Dimulai dari Warga yang Merasa Punya Peran

Dalam pembukaannya, Didik Agung menyampaikan bahwa forum PDD tidak hanya bertujuan memberikan pendidikan politik, tetapi juga membangun kesadaran bahwa warga desa adalah pilar utama demokrasi.

“Banyak warga tahu hak memilih, tapi belum tentu tahu hak mengawasi atau hak meminta transparansi. Dan yang tidak kalah penting, ada kewajiban ikut musyawarah, menjaga ketertiban, dan mengawasi anggaran,” ujarnya.

Menurut Didik, pemahaman inilah yang menjadi “titik lemah” demokrasi di banyak desa—masyarakat tahu mereka punya suara, tetapi belum semua memahami apa yang bisa dilakukan setelah suara itu digunakan.

Kewajiban yang Sering Terlupakan

Narasumber lain, Victor Boni Pasilala, mengajak warga melihat demokrasi bukan hanya sebagai hak yang diberikan negara, tetapi juga sebagai ruang tanggung jawab bersama.

Tag

MORE