“Di 2026 ini ada beberapa tempat ibadah yang kita bantu. Tentu juga kita lihat nanti dalam proses perubahan lagi, mana yang bisa kita bantu untuk pendidikan, kesehatan ataupun pertanian,” jelasnya.
Menurutnya, penyesuaian tersebut dilakukan agar bantuan pokir tetap menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas, meskipun dengan keterbatasan anggaran.
Ia memastikan prioritas akan tetap disesuaikan dengan kebutuhan di daerah, termasuk sektor pendidikan yang sebelumnya menjadi fokus utama.
“Efisiensi tentu membuat pagu anggaran tidak bisa besar lagi, jadi kita bagi ke beberapa sektor yang juga dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya. (sobizz/raf)
Baca juga:
Tag




