Asumsi Perhitungan Kerugian Ekonomi Banjir Sumatera
Kerugian ekonomi dihitung dari lima komponen utama:
- Kerusakan rumah: Rp30 juta per unit.
- Kerusakan jembatan: biaya pembangunan ulang Rp1 miliar per jembatan.
- Kehilangan pendapatan keluarga: dihitung dari pendapatan harian rata-rata tiap provinsi × 20 hari kerja.
- Kerusakan lahan sawah: potensi kehilangan Rp6.500/kg, dengan 1 hektare menghasilkan 7 ton gabah.
- Perbaikan jalan: Rp100 juta per 1000 meter.
Baca juga:
Dampak Terhadap Ekonomi Regional dan Nasional
Hasil pemodelan menunjukkan dampak banjir Sumatera tidak hanya bersifat lokal, tetapi mengganggu arus logistik dan konsumsi di tingkat nasional.
- Ketika transportasi terputus akibat banjir, distribusi barang konsumsi dan kebutuhan industri ikut terganggu.
- PDB nasional turun Rp68,67 triliun, atau setara 0,29%.
- Provinsi lain ikut terdampak melemahnya arus barang dari Sumatera, terutama dari Sumatera Utara yang merupakan simpul industri besar.
- Ekonomi Aceh menyusut 0,88%, setara Rp2,04 triliun.
Kerugian Lebih Besar dari Sumbangan Sektor Tambang dan Sawit
Data CELIOS menunjukkan bahwa manfaat ekonomi dari tambang dan sawit jauh dari cukup untuk menutup kerugian akibat banjir.
Tag



