ARUSBAWAH.CO - Satu tahun setelah dilantik, pemerintahan di kabinet Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka mendapat rapor merah dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS).
Lembaga riset kebijakan tersebut menilai kinerja kabinet Prabowo–Gibran masih jauh dari harapan publik dengan nilai akhir hanya 3 dari 10.
Penilaian ini dirilis dalam laporan bertajuk Rapor 1 Tahun Kabinet Prabowo–Gibran, yang mencakup evaluasi terhadap berbagai aspek pemerintahan seperti tata kelola anggaran, komunikasi publik, penegakan hukum, hingga kebijakan ekonomi.
Dalam keterangan CELIOS, penilaian dilakukan melalui dua metode: survei berbasis expert judgment (panel) dan penilaian masyarakat umum.
Panel terdiri dari jurnalis berbagai media, baik cetak maupun elektronik, yang memiliki wawasan mendalam tentang kinerja pemerintahan.
Jurnalis dipilih karena dianggap memiliki akses luas terhadap informasi, kemampuan analisis tajam, serta pengalaman memantau pejabat publik secara objektif dan akurat.
Melalui pemberitaan dan pandangan pakar, mereka dianggap mampu menilai kebijakan pemerintah secara komprehensif dan transparan.
Janji Politik Dinilai Setengah Hati
CELIOS mencatat, hanya 56% responden yang menilai Prabowo–Gibran memenuhi janji politik mereka.
Sebagian besar publik menganggap banyak janji yang diucapkan saat kampanye belum diwujudkan secara nyata. Bahkan, sejumlah kebijakan baru dinilai tidak sejalan dengan visi awal pemerintahan mereka.
Sementara itu, 72% responden menilai capaian program masih belum efektif. Banyak program unggulan, seperti penurunan harga kebutuhan pokok dan pemerataan ekonomi, belum menunjukkan hasil signifikan.




