Arus Publik

Mutilasi di Samarinda

Bukan Spontan, Kasus Mutilasi di Samarinda Ternyata Direncanakan! Pelaku Sempat Survei Lokasi

Minggu, 22 Maret 2026 18:43

KONFERENSI PERS - Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, S.I.K., M.H., didampingi jajaran Satreskrim dan Polsek saat menjelaskan terkait kasus mutilasi di Samarinda/ HO Polresta Samarinda

Ia diamankan tanpa perlawanan saat berada di sebuah masjid.

Di hadapan polisi, J mengakui telah menganiaya korban menggunakan papan dan balok kayu ulin hingga tewas.

Penjelasan Hendri, proses penangkapan berlangsung cepat, kurang dari 12 jam setelah jasad korban ditemukan.

Tubuh Korban Dipotong Jadi Tujuh Bagian

Lebih jauh, polisi mengungkap bahwa setelah korban tewas, J memutilasi tubuh korban menjadi tujuh bagian.

Sementara R diduga berperan menyusun rencana sekaligus memberi arahan untuk menghilangkan jejak.

Barang bukti tambahan yang diamankan meliputi papan, balok kayu ulin, serta senjata tajam yang digunakan dalam proses mutilasi. (pra)

 

Tag

MORE