Arus Publik

Mutilasi di Samarinda

Bukan Spontan, Kasus Mutilasi di Samarinda Ternyata Direncanakan! Pelaku Sempat Survei Lokasi

Minggu, 22 Maret 2026 18:43

KONFERENSI PERS - Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, S.I.K., M.H., didampingi jajaran Satreskrim dan Polsek saat menjelaskan terkait kasus mutilasi di Samarinda/ HO Polresta Samarinda

Justru, seluruh rangkaian kejahatan disebut berlangsung terstruktur, termasuk soal bagaimana cara korban dihabisi yang menjelaskan peran serta kedua pelaku yang dinilai sudah terencana. 

Dari tangan pelaku, aparat mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari dua unit sepeda motor, ponsel, karung, hingga alat-alat yang digunakan dalam aksi pembunuhan seperti parang, palu besi, dan kayu.

Korban Dibunuh Saat Tak Berdaya, Tubuh Dimutilasi untuk Hilangkan Jejak

Hasil penyelidikan mengungkap, korban dihabisi dalam kondisi tidak berdaya.

Setelah itu, pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan cara memutilasi tubuh korban dan membuang bagian-bagiannya di lokasi berbeda.

Polisi menduga motif pembunuhan dilatarbelakangi sakit hati.

Eksekutor Pukul Korban Pakai Kayu Ulin, Otak Kejahatan Seorang Perempuan

Dalam pengembangan kasus, polisi mengungkap peran masing-masing pelaku. J alias W (53) disebut sebagai eksekutor utama, sementara R (56) diduga menjadi otak di balik perencanaan kejahatan.

J ditangkap saat berusaha melarikan diri di kawasan Jalan M Yamin, Kecamatan Samarinda Ulu.

Tag

MORE