ARUSBAWAH.CO - Fenomena pencurian kabel di Samarinda dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang semakin mengkhawatirkan.
Kasus ini tidak hanya terjadi sekali atau di satu lokasi, tetapi berulang di berbagai fasilitas publik kota.
Sepanjang 2025 hingga awal 2026, sejumlah infrastruktur penting tercatat pernah menjadi sasaran.
Mulai dari jembatan utama, jaringan lampu penerangan jalan umum (LPJU), taman kota, hingga kabel telekomunikasi.
Pola yang muncul relatif sama.
Fasilitas publik yang berada di ruang terbuka dengan pengawasan minim menjadi target pelaku karena kabel mengandung logam tembaga yang memiliki nilai jual tinggi di pasar besi tua.
Jika dirangkai dari berbagai kasus yang terjadi, pencurian kabel kini bukan sekadar insiden kriminal biasa, tetapi telah menjadi ancaman bagi infrastruktur kota.
Kabel Penerangan Jembatan Mahkota II Dicuri
Salah satu kasus paling mencolok terjadi di Jembatan Achmad Amins atau yang dikenal masyarakat sebagai Jembatan Mahkota II.
Di jembatan yang menjadi salah satu akses penting Kota Samarinda tersebut, kabel lampu penerangan jalan umum dan lampu sorot dekoratif dilaporkan hilang dicuri.
Panjang kabel yang raib diperkirakan mencapai sekitar 2,8 kilometer yang terpasang di kedua sisi jembatan.
Kabel tersebut merupakan bagian dari instalasi penerangan utama yang membuat jembatan tetap terang pada malam hari.
Ketika jaringan tersebut hilang, sebagian kawasan jembatan menjadi gelap gulita.
Data dari Dinas Perhubungan Samarinda menunjukkan dampaknya cukup luas karena satu jalur kabel biasanya mengalirkan listrik ke beberapa lampu sekaligus.
Akibat pencurian tersebut:
- 32 lampu sorot berdaya 260 watt padam
- 28 lampu sorot berdaya 480 watt tidak menyala
- Sekitar 20 lampu penerangan jalan umum ikut mati
Kerugian awal akibat pencurian kabel di jembatan ini diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta, termasuk biaya penggantian kabel, perbaikan instalasi listrik, serta tenaga kerja.
LPJU di Jalan Protokol Ikut Menjadi Target
Gelombang pencurian kabel juga menyasar jaringan LPJU di sejumlah ruas jalan utama Samarinda.
Tag



