Tyo berharap keberanian dan konsistensi itu terus dijaga.
“Media lokal harus tetap aktif menyuarakan kepentingan masyarakat kecil. Jangan sampai kehilangan independensi,” pesannya.
Usai berbuka puasa, Tyo dan seluruh manajemen Arusbawah.co melaksanakan salat magrib berjamaah.
Setelah itu, diskusi kembali dilanjutkan secara singkat dalam suasana yang lebih santai, dilanjutkan dengan makan bersama nasi kotak yang berisi ayam bakar UMKM tadi.
"Ya, kapan lagi bisa ajak Dirut Perusda makan ayam bakar UMKM lokal," tutur Yakub Anani.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen menjaga komunikasi antara perusahaan daerah (Perusda) dan media lokal.
(wan)
Baca juga:
- Tiga Generasi Menjaga Manisnya Wadai Talam di Jalan Biawan Samarinda
- Hanya Ada Saat Bulan Puasa, Bubur Peca 100 Tahun di Samarinda Kini Terancam Tanpa Penerus
- Monkey Mangkir, Band Kelas Pekerja dari Kaltim yang Gencar Suarakan Isu Ekologis hingga Politik
- Fitri dan Nenek Isa, Dua Generasi Perempuan Bugis yang Menenun Sejarah di Kampung Tenun Samarinda
Tag




