ARUSBAWAH.CO - Direktur utama Perusahaan Daerah (Perusda) Bara Kaltim Sejahtera (BKS) Kalimantan Timur, Nidya Listiyono, hadir dan saling diskusi bersama manajemen dan awak redaksi Arusbawah.co sembari menunggu berbuka puasa di Ramadhan hari ketiga, Sabtu (21/02/2026).
Ia tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 Wita, atau sekitar 30 menit sebelum waktu berbuka puasa.
Kedatangannya bukan sekadar memenuhi undangan, tapi juga untuk bersilaturahmi dan berdiskusi santai bersama jajaran media lokal di Samarinda.
Suasana masih tenang saat Tyo sapaan akrab Nidya Listiyono disambut langsung kedatangannya oleh manajemen dan Direktur PT Suara Arus Bawah, Yakub Anani.
Suasana Hangat Jelang Berbuka, Sajian Kue Tradisional Disiapkan Manajemen
Menjelang azan magrib, manajemen Arusbawah.co telah lebih dulu menyiapkan berbagai sajian buka puasa.
Nasi kotak berisi ayam bakar tersusun rapi di atas meja.
Ayam bakarnya dibeli dari warung UMKM lokal sekitaran Jalan Alam Segar, Samarinda.
Berbagai kue tradisional seperti amparan tatak, lumpur surga, dadar gulung, hingga aneka gorengan dan potongan buah semangka ikut melengkapi hidangan.
Es kelapa dingin pun sudah siap untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa.
Sambil menunggu waktu berbuka, obrolan ringan dan santai berubah menjadi diskusi serius.
Termasuk dibahas pula potensi-potensi perusahaan daerah di Kaltim dalam upaya menjadi leader dalam upaya mempertebal Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kaltim.
Di akhir diskusi itu, Tyo menyampaikan rasa terima kasih karena telah diundang berbuka puasa bersama.
“Terima kasih sudah mengundang saya. Ini momen yang baik untuk silaturahmi sekaligus berdiskusi,” ujarnya saat berbincang dengan tim manajemen, Sabtu (21/2/202).

Apresiasi Media Lokal Mau Compete di Industri Media
Dalam kesempatan itu, Tyo juga menyampaikan peran penting media lokal seperti Arusbawah.co.
Ia menegaskan agar media tetap menjaga independensi dan konsisten menyuarakan isu-isu masyarakat kecil.
Arusbawah.co sendiri dikenal sebagai media lokal yang aktif mengangkat isu sosial, politik, serta persoalan masyarakat rentan di Kaltim.
Tyo berharap keberanian dan konsistensi itu terus dijaga.
“Media lokal harus tetap aktif menyuarakan kepentingan masyarakat kecil. Jangan sampai kehilangan independensi,” pesannya.
Usai berbuka puasa, Tyo dan seluruh manajemen Arusbawah.co melaksanakan salat magrib berjamaah.
Setelah itu, diskusi kembali dilanjutkan secara singkat dalam suasana yang lebih santai, dilanjutkan dengan makan bersama nasi kotak yang berisi ayam bakar UMKM tadi.
"Ya, kapan lagi bisa ajak Dirut Perusda makan ayam bakar UMKM lokal," tutur Yakub Anani.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen menjaga komunikasi antara perusahaan daerah (Perusda) dan media lokal.
(wan)
- Tiga Generasi Menjaga Manisnya Wadai Talam di Jalan Biawan Samarinda
- Hanya Ada Saat Bulan Puasa, Bubur Peca 100 Tahun di Samarinda Kini Terancam Tanpa Penerus
- Monkey Mangkir, Band Kelas Pekerja dari Kaltim yang Gencar Suarakan Isu Ekologis hingga Politik
- Fitri dan Nenek Isa, Dua Generasi Perempuan Bugis yang Menenun Sejarah di Kampung Tenun Samarinda




