Grup ini menaungi beberapa entitas, termasuk PT Sakti Mait Jaya Langit (SMJL) dan PT Mega Alam Sejahtera (MAS), yang bergerak di sektor pertambangan batubara.
BJU Group dikenal memiliki kegiatan utama di bidang eksplorasi, produksi, serta distribusi hasil tambang untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.
Perusahaan ini sempat mendapat dukungan pembiayaan besar dari LPEI dengan tujuan mendorong aktivitas perdagangan internasional.
Namun, kasus yang menjerat Hendarto kini menimbulkan sorotan besar terhadap tata kelola keuangan dan kredibilitas perusahaan.
Sebagai pemain tambang di Kaltim, BJU Group memiliki kontribusi terhadap rantai pasok energi, tetapi dengan terbongkarnya kasus korupsi dan penyalahgunaan dana, masa depan bisnis grup ini kini dipertanyakan. (jas)
- Ternyata Ini Sindrom Stockholm, Satire dari Castro yang Merasa Lucu Kemesraan Kelompok Mahasiswa dan Aparat
- Dua Orang Ditahan Perkara DBON, Simak Kronologi Awal Mula Disalurkannya Uang Rp 100 Miliar dari APBD Kaltim 2023
- UPDATE Dugaan Suap IUP Kaltim - Penjelasan Eks Kasi ESDM soal Kiriman Dana Rp 150 Juta dari Iwan Chandra
Tag




