Tak berhenti di situ, pos belanja modal juga ikut terpangkas.
Dari Rp1.565,83 triliun pada 2025, belanja modal Balikpapan turun menjadi sekitar Rp916,83 miliar pada 2026, atau berkurang Rp649 miliar.
Penurunan ini setara 41,44 persen.
Padahal belanja modal berkaitan langsung dengan pembangunan jalan dan jembatan, sekolah, rumah sakit, pengadaan alat kesehatan, serta infrastruktur dasar yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Belanja Lainnya Naik Tipis
Sementara itu, belanja lainnya justru mengalami sedikit kenaikan.
Dari Rp180 miliar pada 2025, naik menjadi Rp180,79 miliar pada 2026, atau meningkat tipis sekitar Rp790 juta atau naik sekitar 0,44 persen.
Pos ini mencakup bantuan keuangan ke kabupaten/kota, hibah, bantuan sosial, subsidi, hingga dana tidak terduga.
(wan)
Baca juga:
- Anggaran Pegawai Kaltim 2026 Naik di Tengah Efisiensi Anggaran, Belanja Jalan dan Infrastruktur Justru Dipangkas
- Rudy Ong Divonis Penjara 2,4 Tahun! Hakim Yakin Ada Pemberian Uang ke Mantan Gubernur Kaltim Rp 3,5 Miliar
- APBD Kaltim 2026: Pagu Rp14,25 Triliun, Transfer dari Pusat Cuma Rp 3,1 Triliun! Tahun Lalu Rp 9,8 T
Tag




