Tim ini nantinya bertugas memantau dan mengantisipasi berbagai perilaku maupun fenomena sosial yang muncul di lingkungan sekolah sehingga potensi masalah dapat ditangani sejak awal.
“Program pembentukan tim deteksi dini sudah kami sampaikan ke Wali Kota. Saat ini kami masih menunggu arahan dan keputusan dari pemerintah kota untuk tindak lanjutnya,” jelasnya.
Abdu Safa berharap, apabila program tersebut mendapat persetujuan, implementasinya bisa segera dilakukan di seluruh satuan pendidikan di Kota Bontang.
“Kami ingin inovasi ini diterapkan di sekolah-sekolah agar lingkungan pendidikan tetap kondusif dan mampu menjadi ruang pembentukan karakter positif bagi peserta didik,” pungkasnya.
(adv)
Tag



