ARUSBAWAH.CO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menggelar pertemuan bersama sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kota Bontang untuk membahas isu yang tengah menjadi sorotan publik, yakni kasus terkait perilaku anak gemulai.
Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperkuat koordinasi dalam menangani berbagai persoalan sosial di masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan anak dan dunia pendidikan.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengungkapkan bahwa pertemuan kali ini masih berada pada tahap diskusi awal sehingga belum menghasilkan kesimpulan maupun langkah final.
Ia menyebut pertemuan lanjutan akan segera dijadwalkan guna memperdalam kajian dan merumuskan solusi yang tepat.
“Hasil akhir pertemuan ini memang belum sampai pada solusi. Karena itu, kami akan melakukan pertemuan kembali dengan lintas instansi agar bisa merumuskan solusi terbaik secara komprehensif,” tutur Abdu Safa, Selasa (4/11/2025).
Meski begitu, Disdikbud telah menyiapkan salah satu langkah konkret yang tengah diusulkan, yakni pembentukan tim deteksi dini.
Tag



