Advertorial

Diskominfo Kalimantan Timur

Asal Usul Gratispol, Dirancang Diam-Diam Jauh Sebelum Pilkada, Seno Aji Ungkap Blueprintnya

Hanya 8 Persen Anak Kaltim Kuliah

Senin, 24 November 2025 20:27

Seno Aji Wakil Gubernur Kaltim saat memberi pidato dalam acara Diskusi Publik Arusbawah.co bertajuk Tuk Ki Tak Ki Tuk Gratispol Pendidikan Supaya Baik Jalannya di Temindung Creative Hub, Samarinda, Kamis (20/11/2025) lalu/Arusbawah.co

Tantangan Baru: Pemotongan Anggaran Rp7 Triliun oleh Pusat 

Namun keberlanjutan program itu kini berhadapan dengan tantangan terbesar sejak lahir.

Kaltim terkena pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp7 triliun pada 2026 mendatang.

Kapasitas fiskal yang semula Rp21 triliun kini tinggal Rp14 triliun.

Dalam kondisi itu, banyak program daerah terancam.

Tetapi Seno memastikan satu hal yakni.

“Program Gratispol tidak boleh hilang. Ini program flagship, maka tidak boleh hilang.”

Prioritas Anggaran 2026: Gratispol Harus Diselamatkan

Karena itu prioritas, rapat anggaran pertama tidak membahas infrastruktur, aset, atau proyek strategis lainnya.

Pertanyaan pertama mereka justru berapa anggaran Gratispol yang harus diamankan?

Setelah melalui pembahasan panjang dengan Dinas Pendidikan, Biro Kesejahteraan Rakyat, akademisi dan tim teknis, jumlah kebutuhan tahun 2026 diperkirakan berkisar Rp1,4 hingga Rp2 triliun.

Dan jumlah itu kini sedang disisihkan.

“Anggaran adalah untuk rakyat. Kalau tidak tersalurkan dan kembali ke negara, kami tidak ingin itu terjadi. Program ini lahir dari perjuangan panjang dan harus dijalankan untuk masa depan anak-anak Kalimantan Timur,” pungkasnya.

(ir/adv/diskominfokaltim)

Tag

MORE