ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Kota Samarinda diminta memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memperbaiki sistem pengelolaan dan menutup kebocoran penerimaan yang masih terjadi.
DPRD menilai langkah tersebut lebih tepat dibandingkan menambah pungutan yang berpotensi membebani masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menyampaikan realisasi PAD hingga pertengahan tahun masih berada dalam jalur yang telah ditetapkan.
Menurutnya, rata-rata penerimaan dari berbagai sektor telah mencapai sekitar 40 persen sehingga masih sejalan dengan progres pelaksanaan anggaran tahun berjalan.
"Kalau melihat angkanya sekarang masih on track. Semester pertama belum selesai, jadi pencapaiannya masih sesuai jalur," ujarnya.
Meski capaian tersebut dinilai positif, Iswandi menegaskan peningkatan PAD tidak seharusnya ditempuh melalui kebijakan yang menambah beban masyarakat.
Ia meminta pemerintah lebih fokus mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang telah ada.
Tag



