Arus Publik

Samarinda Terkini

Anggaran Rp3 Miliar Disiapkan untuk Atasi Tempias Pasar Pagi, Pemkot Juga Kaji Tambahan Eskalator

TAMPAK DEPAN - Tampilan pintu masuk Pasar Pagi Samarinda dari sisi jalan Jenderal Sudirman/ARUSBAWAH.CO

Padahal selama hampir dua tahun proses pembangunan berlangsung, persoalan tersebut tidak pernah ditemukan.

Untuk mengatasinya, Pemkot sedang menyusun desain pemasangan sliding door yang diharapkan mampu mengurangi tempias air hujan tanpa mengganggu sirkulasi udara secara signifikan.

Namun Marnabas mengakui langkah itu memiliki konsekuensi terhadap tampilan bangunan.

Menurutnya, selama ini desain Pasar Pagi sengaja dibuat terbuka agar sirkulasi udara tetap baik dan bangunan terlihat lebih lega.

"Masalahnya sekarang kalau dibuat kanopi atau penutup, estetikanya juga jadi pertimbangan. Kita ini dihadapkan pada dua pilihan," katanya.

Ia menjelaskan, ketika bangunan dibuat lebih terbuka, sirkulasi udara menjadi lebih baik.

Namun di sisi lain, risiko tempias hujan juga meningkat.

Sebaliknya, jika seluruh sisi ditutup dengan sistem sliding door, maka tampilan bangunan dan aliran udara akan sedikit berubah.

"Kalau sliding pasti ada bagian yang tertutup. Ketika dibuka pun tetap ada bagian yang menutup. Jadi memang ada pengaruhnya terhadap estetika dan udara yang masuk, meskipun tidak terlalu banyak," ujarnya.

Meski demikian, pemerintah menilai kenyamanan pedagang dan pengunjung tetap menjadi prioritas utama.

Karena itu berbagai penyempurnaan akan dilakukan secara bertahap sambil terus mengevaluasi kebutuhan yang muncul di lapangan.

Marnabas menyebut pekerjaan terbesar yang kemungkinan membutuhkan anggaran tambahan ke depan adalah pembangunan eskalator.

"(Anggaran) yang besar nanti kalau eskalator (jadi dibangun)," ungkapnya.

Sementara untuk pekerjaan perbaikan skala kecil akan dilakukan bertahap sesuai hasil evaluasi tim.

"Tim selalu memantau apa saja kelemahan bangunan ini dan bagaimana caranya supaya pengunjung bisa lebih banyak datang. Karena Pasar Pagi ini ikon Samarinda," tutupnya.

(raf)

 

Tag

MORE