Arus Publik

Anggaran Pegawai Kaltim 2026 Naik di Tengah Efisiensi Anggaran, Belanja Jalan dan Infrastruktur Justru Dipangkas

Satu Pos Belanja APBD Kaltim Tidak Dipangkas, Tiga Lainnya Kena

Minggu, 1 Februari 2026 14:23

RUPIAH- Ilustrasi rupiah/ Pexels

Penurunan sedalam ini berisiko memperlambat pembangunan dan perbaikan fasilitas publik.

Belanja Lainnya Ikut Terpangkas

Nasib serupa dialami Belanja Lainnya. 

Pada 2025, pos ini mencapai Rp7,61 triliun, namun pada 2026 turun menjadi Rp6,37 triliun.

Selisihnya: 
Rp7,61 triliun − Rp6,37 triliun = Rp1,24 triliun

Persentase penurunan: 
(1,24 ÷ 7,61) × 100% = 16,3%

Belanja lainnya mencakup bantuan keuangan ke kabupaten/kota, hibah, bantuan sosial, subsidi, hingga dana tidak terduga. 

Pemangkasan ini berarti ruang bantuan ke masyarakat dan daerah bawah ikut menyempit.

Satu Pos Naik, Tiga Pos Kunci Turun

Data APBD 2026 menunjukkan pola yang tegas: satu pos belanja naik, tiga pos lainnya turun drastis.

Belanja pegawai naik Rp210 miliar, sementara belanja barang dan jasa, belanja modal, serta belanja lainnya dipangkas triliunan rupiah. 

Di tengah penyusutan anggaran akibat kebijakan pusat, pilihan ini menempatkan beban penyesuaian lebih besar pada sektor layanan dan pembangunan, bukan pada belanja aparatur.

APBD Kaltim 2026 akhirnya bukan sekadar soal angka, tetapi soal prioritas siapa yang dipertahankan, dan siapa yang harus lebih dulu berhemat.

(wan)

 

Tag

MORE