ARUSBAWAH.CO - Praktik pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Januari 2026 menjadi sorotan publik.
Berdasarkan dokumen Daftar Pengadaan Langsung (PL) yang dikumpulkan redaksi, terdapat rentetan alokasi anggaran jamuan tamu negara dan pengadaan cinderamata menteri yang diduga mengarah ke Harum Resort, sebuah unit bisnis yang memiliki afiliasi kuat dengan keluarga Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.
Anatomi Data: Siasat Anggaran di Bawah Pagu Lelang
Dokumen tersebut mengungkap pola belanja yang konsisten berada di bawah ambang batas wajib lelang (Rp50 juta), sehingga memungkinkan mekanisme penunjukan langsung.
Berikut adalah rincian data yang tercantum dalam dokumen tersebut:
- Tagihan Natura pada Harum Resort periode 3-5 Januari 2026 senilai Rp48.740.000.
- Tagihan Jamuan Tamu Gubernur Kaltim pada Harum Resort periode 1-3 Januari 2026 senilai Rp48.240.000.
- Belanja Cinderamata makanan khas Kaltim dalam rangka kunjungan Menteri ESDM RI pada 12 Januari 2026 senilai Rp48.025.000.
Berdasarkan regulasi pengadaan barang dan jasa, nilai-nilai tersebut memungkinkan instansi terkait untuk melakukan penunjukan penyedia jasa secara langsung tanpa melalui proses tender atau lelang terbuka di sistem pengadaan secara elektronik.
- ‘Sudah Dibahas DPRD’, Kata Rudy Mas’ud — Dewan Demmu Membantah: 'Kami Tidak Pernah Bahas Rp25 Miliar Itu'
- GratisPol Bikin Sempit Fiskal Bankeu untuk Kabupaten/ Kota? Sekda Sri Wahyuni: Kita Harus Realistis
- ‘Jangan Gubernur Mental Proyek’, Sebut Akademisi Unmul Soal Dugaan Resort Milik Rudy Mas’ud Terkucur Duit APBD Kaltim




